Tuesday, 15 July 2014

naskah Drama Pangeran yang Tertidur

JUDUL : PANGERAN YANG TERTIDUR
CREATED BY :


Arga Panggeli
Derie Erawan
Deta Oktariani
Dimas Agung Pratama
Lia Christina Gultom
M. Rio Wardhana
Ratna Juwita
Rizky Dianto
Rouli Gultom
Vanny Ambar Wati


 Di sebuah Negeri yang jauh disana.. jauh dari jangkauan mata, jauh dari jangkauan pemikiran.. berdirilah sebuah kerajaan yang terdiri dari penghuni- penghuninya.. Negeri TANPANAMA. Itulah nama Negeri yang di pimpin oleh seorang raja yang sangat arif dan bijaksana. Tapi sayangnya, raja sudah memasuki masa tuanya..

BABAK 1
ADEGAN 1
Raja                 : Anakku.. Anakku.. Uhuk uhuk
Pangeran         : ada apa ayahanda?
Raja                 : Rasanya, ayahmu ini sudah tidak sanggup memerintah negeri ini (uhuk uhuk) umurku bisa dikatakan tinggal menghitung hari lagi. Seluruh tubuhku sudah lemas. Aku sangat berharap kau dapat menggantikan tahtaku ini anakku.
Pangeran         : aku akan berusaha untuk negeri ini ayah.
Raja                 : aku percaya padamu anakku ( meninggalkan pangeran)
Pangeran         : umurku masih muda. Sejujurnya aku belum siap memerintah negeri yang besar ini. Tapi, aku tak mungkin mengecewakan ayahku. Aku juga tak mungkin membiarkan negeri ini dalam keadaan terbengkalai. Perii... periii !!
All Peri            : ada apa pangeran yang tampan?
Pangeran         : ayahku akan mewariskan tahtanya kepadaku. Sejujurnya aku belum siap. Aku kan belum punya pendamping. Jadi siapa yang akan menemaniku waktu lagi sedih.. galau, dan....
All peri            : stop pangerann !!
Peri ngatan      : ingat ! kalau galau, tinggal beli Im3 anti galau !
Peri gossip       : gosipnya nih, pangeran tuh satu-satunya penerus raja.
Peri ngatan      : Ingat ! itu memang betul !
Pangeran         : jadi? Apa perlu gue bilang waw gitu?
All  peri           : boleh boleh boleh..
Peri ngatan      : ingat! Pangeran harus  jadi raja !
All peri            : Dadaaaaahh..

ADEGAN 2
Raja                 : bagaimana putraku? Apakah ananda sudah siap menerima tahta dari ayahanda itu?
Pangeran         : ananda akan berusaha sekuat tenaga, ayahanda
Ratu                : ananda, ingatlah bahwa kau adalah penerus tahta kerajaan ini. So, don’t worry be happy
Pangeran         : baiklah ibunda..

(peri-peri menghampiri pangeran)
All peri            : hai pangeran.. gimana kabarnya nih? Tambah cakep aja..
Peri gossip       : gosipnya nih, bakalah ada raja baru nih !
Peri ngatan      : ingat ! harus adil . ingat ! harus bijaksana . ingat ! haruuss....
Pangeran         : ya ya yaaa.. oke deh (stay cool)
Raja                 : selamat datang peri peri..
All peri            : terimakasih paduka raja..
Ratu                : kalian tampak ceria sekali hari ini..
Peri ngatan      : ingat! Pastinya dong, kan pangeran mau naik tahta
Peri gossip       : gosipnya nih, masa pangeran naik tahta . BBM kan ikutan naik juga..
Peri ngatan      : ingat ! kagak nyambung . ingat ! kagak jelas ! ingat-ingat tingting (mengedipkan mata)

BABAK II
ADEGAN 1
Raja                 : apakah ananda sudah siap?
Pangeran         : ananda belum siap ayahanda.. berikan waktu untuk ananda berpikir
(peri jahat datang tiba-tiba)
Peri jahat         : Hentikan semua!!
Pangeran         : saya kan belum siap. Jadi apa yang harus dihentikan?
Peri jahat         : oh, ya udah.
( raja dan peri jahat  meninggalkan pangeran)
 Pangeran        : apa yang harus ku lakukan? (berpikir)
(beberapa saat kemudian)
Raja                 : bagaimana putraku?
Pangeran         : ananda akan mencobanya ayah.
Raja                 : baiklah. Ayah anggap ini sebagai persetujuan.


ADEGAN 2 (keesokan harinya)
Raja                 : tuan Wor Wor..
Tn Wor Wor    : iya paduka Raja
Raja                 : aku akan memberikan tahtaku kepada putraku. Panggil seluruh penghuni istana dan segera umumkan tentang upacara penyerahan tahta
Tn Wor Wor    : baik baginda Raja
(Tn Wor Wor segera memanggil penghuni istana)
Tn Wor wor     : upacara penyerahan tahta kerajaan segera dimulai.. baginda raja dan pangeran diharapkan menaiki singgasana.
Raja                 : baiklah rakyatku. Sekarang aku akan menurunkan tahtaku kepada putra semata wayangku.
(suasana riuh dengan tepuk tangan. Tetapi, peri jahat tiba-tiba datang)
Peri jahat         : Hentikan ini semua !!
All peri            : yuuu...k!!
Peri jahat         : apa kalian yak.. yuk.. yak.. yuk?!! Namaku bukan Yayuk ! Hai Raja ! kau sudah menghinaku ! mengapa kau tidak mengundangku?!
Raja                 : maaf peri. Aku lupa mengundangmu.,
Peri jahat         : aku tidak mau TAHU ! tapi kalau tempe.. aku mau..
Peri gossip       : gosipnya niih, TAHU ada formalinnya loh..
Peri Ngatan     : ingat! Formalin itu berbahaya . Ingat ! tidak baik untuk kesehatan
Peri Jahat         : aku tidak terima penghinaan ini ! sekarang aku akan mengutukmu pangeran ! akan kubuat kau tertidur selama 100 tahun !
Peri Ngatan     : Ingat! Marah dapat menyebabkan gangguan jantung, Hipotensi, Hipertensi, dann gangguan lainnya
Peri jahat         : ya sudah deh . karena lagi big sale, aku kasih diskon 50%.. jadi 50 tahun . hahaha . dengan kekuatan dunia lain.. akan mengutukmu.. clinggg
Raja , ratu        : anakkuuuuuu !!!!
Pangeran         : ada apa, ada apa?
Peri ngatan      : ingat ! anda kurang beruntung . coba lagi !
Peri jahat         : oh maaf, salah mantra . tralala, trilili, tringg !!
Raja, ratu         : anakkuuuuu...
(pangeran tertidur)

BABAK 3
Keadaan istana sekarang sangatlah hampa . raja yang sakit, semakin parah memikirkan nasib pangeran dan rakyatnya. Lambat laun, keadaan istana semakin genting. Akhirnya, tercetuslah dari ucapan sang ratu untuk mengadakan sayembara.

ADEGAN 1
Ratu                : suamiku, aku rasa inilah jalan satu-satunya untuk keselamatan anak kita. Mengadakan sayembara untuk seluruh rakyat
Raja                 : iya istriku. Aku setuju dengan pendapatmu sayang.
Ratu                : baiklah suamiku, segeralah umumkan’
Raja                 : tentu istriku.
ADEGAN 2
Raja                 : Wor wor.. tolong umumkan kepada seluruh rakyat tentang sayembara ini. Sampaikan bahwa siapa pun yang bisa membangunkan pangeran, akan menjadi pendamping hidupnya
Tn Wor wor     : baik paduka raja
(Tn wor wor begegas mengumumkan)
Tn Wor wor     : pengumuman ! untuk seluruh rakyat negeri TANPANAMA, dibuka lowongan untuk menjadi pendamping hidup pangeran dengan syarat dapat membangunkan pangeran.
(rakyat datang berduyun duyun)

ADEGAN 3
Tn Wor Wor    : baiklah. Kita tampilkan peserta pertama. Seorang gadis dari negeri gunung bungkuk. Inilah dia.. upik Belah..
(upik belah datang melambaikan tangan layaknya seorang model)
Upik belah       : maaf Tuan raja. Saya membawa batu dari gunung bungkuk untuk membangunkan pangeran
Ratu                : silakan Upik Belah.
(upik belah membenturkan batu ke kepala pangeran)
Raja                 : cukup ! apa-apan kamu ini! Lihat kepala pangeran sudah memerah! Sekarang kamu pergii !!!
Upik Belah      : oh, oke. Terimakasih paduka raja ( kembali melambaikan tangan)
Tn Wor Wor    : selanjutnya, peserta kedua yang berasal dari negeri Arabia. Silakan masuk.
Orang arab      : assalamu’alaikum warah matullahi wabarakatuh. Ismii Fatimah azzahra al khumairah binti abdul khoiri binti ali yusro binti binti yang lainnya. Ana biasa dipanggil wanita berjilbab pembawa berkah. Allah swt berkata “innamal a’malu binniat”. Jadi, selama kita ada niat, pangeran pasti akan bisa bangun kembali. Allah swt juga berkata bahwa Ia bersama orang yang sabar. Jadi, kita harus bersabar untuk....
Ratu                : maaf, bisakah anda segera memulainya?
Orang arab      : oh, tentu saja paduka ratu. Atas izin Allah swt, buatlah pangeran bangun kembali (seraya bertasbih dan mengelilingi pangeran)
(pangeran tetap tidak terbangun. Orang arab itu menghampiri paduka raja dan ratu)
Orang arab      : maaf baginda. Ana sudah melakukan semaksimal mungkin. Tapi Allah berkehendak lain. Allah belum berkehendak sekarang untuk kesembuhan tuan pangeran. Tapi ingat! Allah swt pasti akan membangunkan pangeran pada suatu saat kelak. Tidak untuk sekarang
Raja                 : baiklah.. akan kami ingat nasehat itu
Ratu                : terimakasih, kata katamu itu takka pernah kami lupakan.
Orang arab      : sama-sama paduka. Hamba mohon diri karena akan berkelana ke suatu tempat lain.
Ratu                : baiklah, hati-hati dijalan..
Raja                 : Tn Wor Wor.. antar dia ke luar !
Tn Wor Wor    : baik paduka
(beberapa saat kemudian)
Tn Wor Wor    : baiklah, inilah peserta terakhir.. ( ragu-ragu) . dayang wisya..
(terdiam sejenak)
Tn Wor-wor    : apa kau yakin mengikuti sayembara ini?
Dayang            : iya tuan. Saya yakin.
tn Wor Wor     : hey! Kau hanya seorang dayang! Keluar kau!
Dayang            : tapi tadi tuan mengatakan siapapun boleh mengikuti sayembara ini.
Tn Wor Wor    : tidak untuk kau! Keluar sekarang!
Raja                 : ada apa ini  ribut-ribut?
Ratu                : apa yang terjadi? Mengapa dayang ini ada disini?
Tn Wor Wor    : begini paduka, dayang ini datang untuk mengikuti sayembara ini.
Dayang            : iya paduka. Izinkan hamba membangunkan pangeran.
Ratu                : lantas apa masalahnya wor wor?
Tn Wor Wor    : dia hanya dayang rendahan yang bekerja sebagai pencuci baju. Jangan sampai tangannya yang kotor mengenai tubuh pangeran
Raja                 : cukup Wor Wor ! kau tidak berhak berbicara seperti itu! Dia berhak mengikuti sayembara ini. Aku tidak mau mendengar kau berbicara seperti itu lagi!
Tn Wor Wor    : baiklah paduka. Maafkan hamba.
(dayang berusaha membangunkan pangeran)
Pangeran         : mengapa aku disini?
Ratu                : tenanglah anakku.. kau dikutuk oleh peri jahat sehingga tertidur
Pangeran         : berapa lama aku tertidur ibunda?
Ratu                : satu bulan anakku. Tapi untunglah dayang itu membantumu sehingga kamu terbangun. Dialah yang akan menjadi pendampingmu anakku.

Tiba-tiba, peri jahat datang dalam keadaan marah.
Peri jahat         : aku tidak terima! Masih lama hingga mencapai waktu yang ku tentukan!
Pangeran         : mau apa lagi kau peri jahat?
Peri jahat         : aku ingin kau musnah selamanya pangeran! Rasakan ini! *tringg
Pangeran         : (mengambil cermin mengarahkan ke tongkat peri jahat)
Peri jahat         : tidaaakkkkk!!
            Suasana kembali tenang karena peri jahat telah musnah untuk selamanya. Raja pun memberikan tahtanya kepada pangeran. Akhirnya, pangeran dan dayang wisya pun hidup bahagia. Rakyat yang di pimpinnya pun makmur. SEKIAN


No comments:

Post a Comment

Give your comments and critics here :)