Sunday, 17 April 2016

Sajak Hujan

Ada suatu waktu ketika hujan pun tak dapat sejukkan hati. Saat gemuruh datang kian menjadi, mengalahkan sejuknya hujan yang terasa. Bulir bulir hujan tak selalu sisakan pelangi, tapi selalu perindah sunyi. Kau tahu? Seperti itulah aku mengharapkanmu. Sesetia setiap bulir hujan yang memberi kehidupan, sesetia itulah aku menantimu. Seindah irama denting hujan yang turun, seindah itulah aku menyebut namamu disetiap lima waktuku. Anggap saja gemuruh yang datang, adalah saat ku khawatir akan kehilanganmu.

-LC-

No comments:

Post a Comment

Give your comments and critics here :)